• Slide Background Image
  • Slide Background Image
  • Slide Background Image
  • Slide Background Image
  • Slide Background Image

Universitas Terbuka Surakarta, Making Higher Education Open To All

Gelar Sosialisasi di Car Free Day, Warga Taiwan Tertarik Kuliah di UT Surakarta

Pekan ini, minggu (21/07/2019) Universitas Terbuka (UT) Surakarta menggelar sosialisasi di kawasan car free day (CFD) Slamet Riyadi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak warga kota Surakarta lebih dekat mengenal UT. Menariknya,ada salah seorang pengunjung stand UT yang merupakan warga Negara Taiwan yang sangat tertarik untuk belajar bahasa Indonesia di UT Surakarta. Saya sangat ingin bisa berbahasa Indonesia dengan lancar, karena kebetulan saya bekerja di wilayah solo sehingga kemampuan bahasa sangat saya perlukan, Terang Betty saat mengunjungi stand UT.

cfd_1

Betty mengaku tertarik dengan konsep open university yang disajikan oleh UT dan fleksibilitas waktu belajar yang ditawarkan sehingga ia bisa belajar secara mandiri tanpa mengganggu jam kerja. Pengunjung lain, Endang, warga solo juga menyambut sosialisasi yang dilakukan oleh UT dengan antusias, dirinya mengaku sudah lama ingin melanjutkan kuliahnya di UT namun terkendala waktu untuk mencari informasi dengan datang langsung ke kantor UT Surakarta karena bekerja. Saya sangat senang ada stand UT di CFD sehingga saya lebih bisa mendapatkan informasi yang saya inginkan, setelah ini insyaAlloh saya langsung registrasi, kata Endang sambil membawa form pendaftaran yang diberikan oleh tim sosialisasi dan promosi (sosprom) UT.

cfd_3

Direktur UT Surakarta, Dra. Yulia Budiwati, M.Si,. yang turut hadir mengaku senang dengan antusiasme warga Solo untuk mengenal UT lebih dekat. Dalam sambutanya, ia menerangkan bahwa UT Surakarta merupakan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang sudah berdiri sejak tahun 1984. Sebagai PTN, Posisi UT tidak kalah dengan PTN lain yang ada di Indonesia, Akreditasi program studi yang ditawarkan UT juga sudah sangat bagus dengan rata-rata akreditasi setiap prodi adalah A dan B. Jadi masyarakat tidak perlu ragi untuk kuliah di UT, karena UT memiliki metode yang sangat fleksibel dan terbuka dalam belajar sehingga hal ini akan membuat biaya kuliah menjadi sangat terjangkau. Saya punya jargon bahwa kuliah di UT Surakarta itu, Ora Ngekos, Ora Ongkos, tapi Tetap Josss, tutupnya. (Dnr)

cfd_2

 
 


fkip  fhisip  fe  fst  pasca