Mahasiswa Beasiswa Prodi Manajemen UT Surakarta Ikuti Pelatihan di BSI KC Slamet Riyadi Solo

Mahasiswa Beasiswa Prodi Manajemen UT Surakarta Ikuti Pelatihan di BSI KC Slamet Riyadi Solo Solo, 20 Mei 2026 — Universitas Terbuka (UT) Surakarta kembali menyelenggarakan kegiatan pengembangan kompetensi bagi mahasiswa penerima beasiswa Program Studi Manajemen melalui pelatihan yang berlangsung di Bank Syariah Indonesia (BSI) KC Slamet Riyadi Solo, Rabu (20/5). Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 25 mahasiswa dan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja, khususnya di bidang ekonomi dan perbankan syariah berbasis digital. Materi utama pelatihan disampaikan oleh narasumber dari pihak BSI, di antaranya Prawoto Mulat Anggono selaku Branch Manager BSI KCP Karanganyar Palur 1, yang membawakan topik “Building a Digital Islamic Ecosystem through Mobile Banking.” Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya pemahaman ekosistem keuangan syariah yang terintegrasi dengan teknologi digital, serta peran generasi muda dalam mendorong inklusi keuangan berbasis syariah. Selain itu, peserta juga mendapatkan materi terkait: Pemahaman nilai dan prinsip ekonomi syariah Perkembangan Bank Syariah Indonesia Penerapan ekosistem digital dalam layanan perbankan modern Kegiatan semakin interaktif melalui sesi penugasan dan praktik simulasi yang memungkinkan peserta menerapkan materi yang telah dipelajari secara langsung. Antusiasme peserta terlihat pada sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung aktif antara mahasiswa dan narasumber. Setelah rangkaian kegiatan selesai, acara ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada narasumber serta sesi dokumentasi bersama seluruh peserta dan panitia. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa beasiswa Prodi Manajemen UT Surakarta dapat memiliki wawasan yang lebih luas serta kompetensi yang relevan dengan perkembangan industri, khususnya dalam menghadapi era digitalisasi di sektor keuangan syariah.
Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di UT Surakarta Berlangsung Khidmat

Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di UT Surakarta Berlangsung Khidmat Surakarta, 20 Mei 2026 — Universitas Terbuka (UT) Surakarta melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 pada Rabu (20/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor UT Surakarta dan diikuti oleh seluruh pegawai dengan penuh khidmat. Upacara dimulai pada pukul pagi hari dengan pengibaran bendera Merah Putih, diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Bertindak sebagai pembina upacara, pimpinan UT Surakarta membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia dalam rangka peringatan Harkitnas 2026. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa peringatan Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum penting untuk merefleksikan kembali perjalanan bangsa sejak berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908 sebagai tonggak awal bangkitnya kesadaran nasional. Momentum ini menjadi pengingat bahwa perjuangan bangsa telah berkembang dari perlawanan fisik menuju perjuangan intelektual dan diplomatik demi kedaulatan negara. Tema peringatan Harkitnas tahun 2026 adalah “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, yang menekankan pentingnya menjaga dan melindungi generasi muda sebagai aset utama bangsa dalam menghadapi tantangan zaman, khususnya di era transformasi digital saat ini. Lebih lanjut dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa tantangan bangsa saat ini telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi serta penguatan transformasi digital. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu memperkuat literasi digital, meningkatkan solidaritas sosial, serta berperan aktif dalam pembangunan nasional. Upacara berlangsung tertib dan lancar, serta menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan, persatuan, dan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan nasional. Seluruh peserta upacara juga diajak untuk meneladani semangat para pendiri bangsa dengan terus berkontribusi sesuai peran masing-masing. Melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 ini, UT Surakarta berharap seluruh sivitas akademika dapat terus menjaga semangat kebangkitan, meningkatkan kinerja, serta berperan aktif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Penandatanganan Kerjasama UT Surakarta dan Mitra Tahun 2026

Penandatanganan Kerjasama UT Surakarta dan Mitra Tahun 2026 Universitas Terbuka Surakarta terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan dan instansi pemerintah melalui kegiatan Penjalinan dan Pemantapan Kerja Sama Tahun 2026 yang berlangsung di Aston Solo Hotel, Selasa (19/5/2026). Acara yang digelar mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB tersebut dihadiri para mitra kerja sama, pemangku kepentingan, kepala sekolah, perwakilan kementerian, serta jajaran pimpinan UT Surakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas jaringan kemitraan guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus pengembangan sumber daya manusia. Direktur UT Surakarta, Agus Joko Purwanto, menjelaskan bahwa sejak awal UT memang dibangun sebagai perguruan tinggi yang mengedepankan kolaborasi lintas sektor. Oleh sebab itu, pihaknya menggandeng sekolah, instansi pemerintah, hingga berbagai lembaga lain untuk mendukung pelaksanaan kegiatan akademik maupun layanan mahasiswa. Menurutnya, UT masih memiliki keterbatasan fasilitas dan sumber daya manusia sehingga membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk pemanfaatan aset milik pemerintah seperti gedung sekolah, tenaga pendidik, kepala sekolah, hingga sarana lainnya. Kerja sama tersebut mencakup penyediaan ruang ujian, perangkat teknologi informasi, tenaga teknis, pengawas, sampai pengelolaan pelaksanaan ujian di sekolah-sekolah mitra. Agus menambahkan, tidak hanya aset pemerintah, pihak swasta yang memenuhi persyaratan juga dilibatkan dalam mendukung penyelenggaraan ujian. Ia menuturkan bahwa pemanfaatan fasilitas sekolah tidak sebatas untuk ujian mahasiswa, tetapi juga digunakan dalam kegiatan tutorial, praktikum, hingga pengembangan minat dan bakat mahasiswa seperti olahraga dan seni. Selain mendukung kegiatan akademik, kerja sama itu dinilai menjadi langkah optimalisasi aset pemerintah agar lebih produktif dan tidak terbengkalai. Saat kapasitas sekolah sedang tidak digunakan, fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan bersama untuk kepentingan pendidikan. Saat ini, UT Surakarta telah menjalin kemitraan dengan sekitar 50 sekolah yang tersebar di wilayah Soloraya, Grobogan, dan daerah lainnya. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 28 sekolah menandatangani kerja sama baru, sementara sekolah lainnya telah lebih dahulu bermitra dengan UT. Penentuan sekolah mitra dilakukan berdasarkan kebutuhan jumlah mahasiswa dan kapasitas ruang ujian yang tersedia. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Grobogan, Hadi Purwanto, menyampaikan dukungannya terhadap kolaborasi antara UT dan sejumlah madrasah di wilayahnya. Ia menilai kerja sama tersebut merupakan bentuk optimalisasi penggunaan barang milik negara. Meski demikian, Hadi menekankan bahwa kerja sama harus dijalankan dengan prinsip nonprofit dan tidak mengganggu proses pembelajaran di sekolah maupun madrasah. Menurutnya, seluruh kegiatan telah diatur agar tidak terjadi benturan jadwal antara aktivitas sekolah dan kegiatan UT, termasuk pemanfaatan fasilitas pada hari libur seperti Sabtu dan Minggu. Ia juga menilai sistem pembelajaran serta evaluasi di UT memiliki standar yang ketat sehingga kualitas lulusan tetap terjaga. Mahasiswa, menurutnya, dituntut benar-benar menguasai kompetensi sesuai kurikulum untuk dapat lulus. Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 1 Klaten, Agus Purnomo, menyebut kerja sama dengan UT memberikan manfaat positif bagi sekolah, terutama dalam pemanfaatan perangkat teknologi informasi. Komputer sekolah menjadi lebih optimal digunakan dan jadwal kegiatan telah diatur agar tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar. Menurutnya, penggunaan rutin perangkat komputer juga membantu sekolah dalam memantau kondisi peralatan sehingga kerusakan dapat segera diketahui dan diperbaiki. Selain itu, keterlibatan tenaga teknis sekolah dalam pelaksanaan ujian UT turut meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di sekolah. Hal serupa disampaikan perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Jawa Tengah, Sudarto. Ia mengatakan seluruh kegiatan UT selama ini selalu dikoordinasikan dengan Cabang Dinas Pendidikan agar tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar. Pelaksanaan yang umumnya dilakukan pada akhir pekan dinilai meminimalkan potensi benturan jadwal sekolah. Sudarto juga mengapresiasi penggunaan fasilitas sekolah dalam kegiatan tersebut karena membantu proses perawatan dan pengecekan sarana milik pemerintah agar tetap dalam kondisi baik. Melalui kegiatan penjalinan dan pemantapan kerja sama ini, UT Surakarta berharap kolaborasi dengan berbagai mitra terus berkembang untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan berbasis keterbukaan dan teknologi di wilayah Soloraya dan sekitarnya.
Smart Teacher, Smart Parenting

Smart Teacher, Smart Parenting Karanganyar, 18 Mei 2026 — Program Studi Universitas Terbuka PGSD UT Surakarta sukses menyelenggarakan kegiatan pelatihan mahasiswa beasiswa bertema “Smart Teacher, Smart Parenting” pada Senin, 18 Mei 2026, bertempat di Aula Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Karanganyar. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa penerima beasiswa PGSD UT Surakarta sebagai upaya peningkatan kompetensi calon pendidik yang tidak hanya unggul dalam proses pembelajaran, tetapi juga memiliki pemahaman yang baik mengenai pola pengasuhan dan pendampingan anak di era modern. Hadir sebagai narasumber utama, Sri Marmoah menyampaikan materi mengenai pentingnya sinergi antara kemampuan mengajar yang cerdas dengan pola parenting yang tepat dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa seorang guru masa kini dituntut mampu menjadi pendidik sekaligus pendamping yang memahami karakter dan kebutuhan anak secara holistik. Kegiatan berlangsung dengan antusias dan interaktif melalui sesi diskusi, tanya jawab, serta berbagi pengalaman antara peserta dan narasumber. Para mahasiswa mendapatkan wawasan baru terkait strategi pembelajaran yang adaptif, komunikasi efektif dengan orang tua, serta penguatan karakter sebagai calon pendidik profesional. Melalui kegiatan ini, PGSD UT Surakarta berharap mahasiswa penerima beasiswa dapat semakin siap menghadapi tantangan dunia pendidikan serta mampu menjadi pendidik yang inovatif, humanis, dan berorientasi pada perkembangan peserta didik secara menyeluruh. Acara ditutup dengan sesi dokumentasi bersama dan harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari pengembangan kompetensi mahasiswa di lingkungan PGSD UT Surakarta.
Literasi Akses Perpustakaan Digital UT: “Unlock Ilmu, Unleash Potensi” Tingkatkan Pemanfaatan E-Library bagi Civitas Akademika

Literasi Akses Perpustakaan Digital UT: “Unlock Ilmu, Unleash Potensi” Tingkatkan Pemanfaatan E-Library bagi Civitas Akademika Universitas Terbuka melalui Universitas Terbuka Surakarta menyelenggarakan kegiatan Literasi Akses Perpustakaan Digital bertajuk “E-Library UT: Unlock Ilmu, Unleash Potensi – Akses Cerdas Sumber Digital Civitas Akademika” pada Senin, 11 Mei 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Tutorial UT Surakarta dan diikuti oleh civitas akademika sebagai upaya meningkatkan pemanfaatan layanan perpustakaan digital secara optimal. Kegiatan literasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta mengenai akses dan penggunaan berbagai sumber informasi digital yang tersedia melalui E-Library UT. Di era transformasi digital saat ini, kemampuan mengakses referensi ilmiah secara cepat dan tepat menjadi kebutuhan penting dalam mendukung kegiatan akademik, penelitian, maupun pengembangan kompetensi mahasiswa dan tenaga pendidik. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mengenai fitur-fitur layanan perpustakaan digital, tata cara akses jurnal elektronik, e-book, repository ilmiah, hingga berbagai sumber belajar daring yang dapat dimanfaatkan secara mandiri. Selain itu, peserta juga diberikan pendampingan praktik langsung agar mampu mengakses layanan E-Library UT dengan lebih mudah dan efektif. Kepala Universitas Terbuka Surakarta menyampaikan bahwa literasi digital menjadi salah satu kompetensi penting bagi civitas akademika di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa maupun tenaga kependidikan dapat memanfaatkan sumber belajar digital secara maksimal untuk mendukung kualitas pembelajaran dan peningkatan budaya literasi akademik. Tema “Unlock Ilmu, Unleash Potensi” mencerminkan semangat Universitas Terbuka dalam membuka akses ilmu pengetahuan seluas-luasnya melalui layanan digital yang inklusif dan mudah dijangkau. Kehadiran E-Library UT diharapkan mampu menjadi pusat sumber belajar modern yang mendukung proses pembelajaran fleksibel dan mandiri sesuai karakteristik pendidikan terbuka dan jarak jauh. Melalui kegiatan ini, Universitas Terbuka Surakarta terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan akademik berbasis digital sekaligus mendorong terciptanya budaya belajar sepanjang hayat bagi seluruh civitas akademika.
Dari UMKM Kampus ke Pasar Global, UT Siapkan Gelombang Baru Entrepreneur Muda

Dari UMKM Kampus ke Pasar Global, UT Siapkan Gelombang Baru Entrepreneur Muda Dari dapur kecil rumahan, lapak digital sederhana, hingga produk lokal yang dirintis sambil kuliah, mimpi besar itu kini mulai menemukan jalannya. Universitas Terbuka tengah menyiapkan langkah baru: membawa mahasiswa tidak hanya lulus dengan gelar, tetapi juga tumbuh sebagai entrepreneur muda yang mampu bersaing di pasar nasional bahkan global. Melalui kolaborasi dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia lewat Program Campuspreneur, UT mulai membangun ekosistem kewirausahaan kampus berbasis ekspor yang menyentuh langsung denyut usaha mahasiswa di berbagai daerah. Program Campuspreneur merupakan inisiatif strategis Kemendag RI untuk mencetak wirausaha muda inovatif, kompetitif, dan siap menembus pasar global melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Program ini dirancang sebagai inkubator sekaligus akselerator bisnis yang membuka ruang lebih luas bagi mahasiswa untuk berkembang, mulai dari penguatan produk, pelatihan, pendampingan, hingga akses jejaring pasar ekspor. Dalam implementasinya, program tersebut bertumpu pada empat klaster utama, yakni UMKM Bisa Ekspor, Desa Bisa Ekspor, Kemitraan UMKM, dan Campuspreneur. Melalui pendekatan ini, mahasiswa dikenalkan pada standar usaha modern dan berkelanjutan, mulai dari sertifikasi halal, GMP, HACCP, hingga strategi pemasaran digital dan business matching dengan ritel modern maupun pasar internasional. Bagi UT, program ini terasa sangat dekat dengan realitas mahasiswanya. Banyak mahasiswa UT yang tidak hanya belajar, tetapi juga bekerja dan membangun usaha secara mandiri. Dalam ringkasan eksekutif program disebutkan bahwa pengembangan UMKM menjadi salah satu fokus penting setelah melihat besarnya potensi mahasiswa yang telah memiliki usaha sendiri. Langkah konkret itu mulai terlihat di UT Surakarta. Pada momen wisuda, produk makanan milik mahasiswa ditampilkan di ruang VIP dan diberi label khusus sebagai produk mahasiswa UT. Kampus juga tengah menyiapkan ruang display produk serta marketplace untuk mendukung promosi usaha mahasiswa secara lebih luas. Tidak berhenti pada promosi, UT Surakarta juga mulai mendata mahasiswa pelaku UMKM yang siap mengikuti pelatihan dan pembinaan intensif. Menariknya, pelatihan tersebut melibatkan alumni UT yang telah sukses menjadi pelaku UMKM, termasuk Ketua Komite Ekonomi Kreatif Solo Raya. Para dosen pun didorong terlibat aktif dalam proses mentoring agar mahasiswa tidak berjalan sendiri saat mengembangkan usahanya. Semangat itu perlahan mulai menunjukkan hasil. Proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang masuk didominasi usaha UMKM dari berbagai sektor. Sebanyak enam proposal dinyatakan lolos pada 2025 dan lima proposal lainnya dipersiapkan untuk 2026. Seluruh peserta yang lolos akan mendapatkan pendampingan lanjutan dari dosen maupun trainer profesional agar bisnis mereka dapat berkembang lebih matang dan berdaya saing. Potensi kekuatan UT sesungguhnya jauh lebih besar. Jika di UT Surakarta saja terdapat 11 kelompok usaha mahasiswa yang sedang dibina, maka dengan jaringan UT yang tersebar di seluruh Indonesia, diperkirakan sedikitnya akan lahir sekitar 200 kelompok usaha mahasiswa binaan. Angka itu bukan sekadar statistik, melainkan potensi lahirnya gelombang baru entrepreneur muda dari berbagai daerah yang tumbuh dari kampus. Mayoritas usaha mahasiswa saat ini bergerak di sektor kuliner dan pengolahan pangan dengan status operasional aktif. Selain itu, terdapat usaha di bidang perdagangan, agribisnis, fashion, hingga bisnis berbasis ide kreatif yang masih dalam tahap pengembangan konsep. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa UT tidak kekurangan keberanian untuk memulai, tetapi membutuhkan ekosistem yang mampu menjaga mimpi mereka tetap hidup dan berkembang. Kolaborasi UT dan Kemendag melalui Program Campuspreneur pun menjadi lebih dari sekadar program pelatihan biasa. Di dalamnya ada upaya membangun ekonomi kerakyatan, memperluas lapangan kerja, memperkuat daya saing produk lokal, hingga mendorong akselerasi ekspor UMKM Indonesia. Langkah ini juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDG 9 terkait Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Di tengah tantangan ekonomi dan ketatnya persaingan kerja, UT tampaknya ingin mengirim pesan sederhana namun kuat: mahasiswa tidak harus menunggu lulus untuk menciptakan perubahan. Karena dari satu usaha kecil yang tumbuh di bangku kuliah, bisa lahir peluang besar yang menggerakkan ekonomi bangsa.
Upacara Bendera Universitas Terbuka Surakarta dalam rangka Hari Pendidikan Nasional

Upacara Bendera Universitas Terbuka Surakarta dalam rangka Hari Pendidikan Nasional Surakarta — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun 2026, Universitas Terbuka (UT) Surakarta menyelenggarakan upacara bendera pada Senin, 4 Mei 2026, yang berlangsung dengan khidmat di lingkungan UT Surakarta. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa sebagai wujud penghormatan terhadap nilai-nilai pendidikan nasional. Upacara dimulai pada pukul 07.30 WIB dan dipimpin oleh pembina upacara yang menyampaikan amanat Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Dalam amanat tersebut, ditekankan pentingnya transformasi pendidikan tinggi yang adaptif, inklusif, dan berbasis inovasi untuk menghadapi tantangan global serta perkembangan teknologi yang semakin pesat. Menteri menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, daya saing tinggi, serta mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. Selain itu, kolaborasi antara institusi pendidikan, dunia industri, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang relevan dan berkelanjutan. Universitas Terbuka Surakarta sebagai institusi pendidikan tinggi berbasis terbuka dan jarak jauh terus berkomitmen untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui pemanfaatan teknologi digital dan inovasi pembelajaran, UT Surakarta mendukung visi pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang merata dan berkeadilan. Peringatan Hari Pendidikan Nasional ini diharapkan menjadi momentum refleksi bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan serta memperkuat semangat gotong royong dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Mayantara sukses menggelar Workshop Jurnalistik Pemula

Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Mayantara sukses menggelar Workshop Jurnalistik Pemula Bertempat di Ruang Tutorial Universitas Terbuka (UT) Surakarta, acara ini dihadiri oleh 25 peserta yang antusias mendalami media jurnalistik. Workshop ini bertujuan memberikan pemahaman tentang dasar-dasar jurnalistik, membangun keterampilan peserta dalam mengolah informasi secara bertanggung jawab, serta mendorong kreativitas dan kepedulian terhadap isu-isu di sekitar. Acara dibuka dengan sambutan dari Direktur UT Surakarta, Dra.Yulia Budiwati, M.Si., yang menekankan pentingnya peran pers kemahasiswaan dalam menyebarkan informasi yang terpercaya. “Mencari berita itu seperti kalian meneliti, jadi beritanya harus terpercaya kemudian diolah,” pesannya. Kegiatan kemudian memasuki inti acara, yaitu pemaparan materi oleh Ari Kristyono, Pimpinan Redaksi Soerakarta.id. Ari Kristyono membawakan tiga sesi materi, mulai dari dasar-dasar jurnalitik, teknik menulis berita dan feature, hingga praktik langsung mencari dan menulis berita di area sekitar UT Surakarta. Dalam sesi praktik, panitia mendampingi peserta untuk mengasah keterampilan lapangan. Karya-karya peserta kemudian dibedah bersama narasumber untuk diberikan evaluasi dan masukan konstruktif. Mega Lestari, salah satu peserta dari Program Studi Manajemen, mengungkapkan, “Materi yang disampaikan cukup jelas, acaranya cukup santai tapi bisa mendapatkan banyak ilmu mengenai berita.” Dalam sesi pemaparan, Ari Kristyono berpesan kepada para peserta, “Jadilah wartawan yang tahu segala tentang sesuatu dan sesuatu tentang segala.” Sebagai bentuk apresiasi, LPM Mayantara memberikan hadiah kepada kelompok penulis artikel terbaik. Karya pemenang akan diunggah di website resmi LPM Mayantara sebagai bentuk penghargaan sekaligus motivasi untuk terus berkarya. Acara ditutup dengan harapan besar dari Ketua Umum LPM Mayantara, Fadillah Indiyuni Astuti. Ia berharap ke depannya LPM Mayantara dapat mengadakan acara yang lebih seru, terbuka untuk mahasiswa dari berbagai universitas, serta mampu mencetak penulis-penulis artikel yang kredibel dan bebas dari hoaks. Workshop ini ditutup dengan sesi foto bersama, menandai berakhirnya rangkaian acara yang penuh semangat dan pembelajaran.
Berikan Motivasi pada Mahasiswa Baru, Kepala Dinas Pendidikan Karanganyar Hadiri PKBJJ UT Surakarta

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karanganyar, Drs. Agam Bintoro, M.Si hadir dalam kegiatan Pelatihan Ketrampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) Universitas Terbuka yang digelar di Lor In Hotel pada Minggu (17/03). Dalam kesempatan ini, kepala dinas memberikan motivasi kepada para mahasiswa baru untuk menjadi mahasiswa yang disiplin selama berkuliah di Universitas Terbuka. “UT itu berbeda dengan universitas kovensional, tidak ada dispensasi bagi Anda yang tidak disiplin,” kata Agam. “Karena system belajar di UT deadlinenya sangat ketat, jadi biasakan Anda untuk disiplin apabila ingin berhasil kuliah di UT, “ paparnya. Lebih lanjut Agam menjelaskan, bahwa UT merupakan Perguruan Tinggi Negeri ke 45 di Indonesia, track recordnya jelas, dan merupakan sebuah kebanggaan menurutnya bisa kuliah di Perguruan Tinggi Negeri. “Kedepan, teknologi akan semakin berkembang, di UT anda akan berkuliah dengan bersentuhan langsung dengan teknologi, sehingga ini akan menjadi bekal bagi anda untuk adaptif,” terangnya. Kegiatan PKBJJ ini merupakan rangkaian Ketrampilan belajar jarak jauh yang wajib di ikuti oleh mahasiswa baru. Pada periode ini, kegiatan PKBJJ akan diikuti oleh 2060 mahasiswa baru secara bertahap. Direktur UT Surakarta, Dra. Yulia Budiwati, M.Si menyampaikan dalam sambutannya bahwa rangkaian Latihan ketrampilan belajar jarak jauh adalah peta bagi mahasiswa untuk bisa memahami “medan” perkuliahan. “LPKBJJ merupakan bekal bagi mahasiswa untuk bisa memahami kuliah di Perguruan Tinggi terbuka dan Jarak Jauh,” jelas direktur. “Pemahaman ini penting agar seluruh mahasiswa bisa mengikuti perkuliahan dengan lancar dan lulus dengan hasil yang maksimal,” pungkasnya.
Sertijab Dilanjutkan Pembagian Takjil sebagai Agenda dari Himasuta

Himpunan Mahasiswa Universitas Terbuka (HIMASUTA) Periode 2023/2024 melaksanakan kegiatan serah terima jabatan di pendopo kediaman bapak Sardono selaku ketua Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT) yang berlokasi di Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus HIMASUTA periode 2023/2024 sebagai pengurus lama dan pengurus periode 2024/2025 sebagai pengurus baru, staff UT yang pada kesempatan kali ini diwakili oleh Andreas Sang Aji. PK S. E., M.Si selaku Kasubag Tata Usaha serta Cicilia Clara Devi Anggraini, S. Pd., M. Pd dan Maolana Fatimah, alumni UT, dan masyarakat. Rangkaian kegiatan diawali oleh ikrar pengurus HIMASUTA 2024/2025 dan serah terima jabatan yang ditandai dengan penandatanganan oleh Muhammad Ibnu Affan selaku ketua umum pengurus lama dan Muhammad Emyr Reza D selaku ketua umum pengurus baru. Kemudian dilanjutkan sambutan oleh Agung Prasetyo selaku ketua pelaksana. kegiatan ini mengangkat tema “Menebar Kepedulian Ciptakan Kebahagiaan”, dimana dalam rangkaian kegiatan serah terima jabatan juga diadakan bakti sosial dan berbagi bersama dari HIMASUTA dan IKA UT kepada masyarakat. Setelah acara serah terima jabatan selesai dilanjutkan dengan pembagian takjil yang melibatkan anggota HIMASUTA 2023/2024 dan HIMASUTA 2024/2024 yang baru dilantik serta staff UT yang hadir. Acara ini menjadi inisiatif universitas terbuka dalam menebar kebaikan untuk sesama, terutama di bulan Ramadan ini. Selanjutnya, kegiatan ini juga diramaikan dengan sholawatan yang dihadiri oleh warga setempat serta IKA UT (Ikatan Alumni Universitas Terbuka Surakarta) sebagai bentuk kegiatan keagamaan dan silaturahmi. Sholawatan ini menjadi momen yang dinanti-nanti sebagai hiburan dan refleksi keagamaan bagi semua yang hadir, terutama menjelang buka puasa. Penghujung kegiatan serah terima jabatan (Sertijab) diisi dengan suasana hangat berbuka puasa bersama yang melibatkan anggota HIMASUTA 2023/2024 dan HIMASUTA 2024/2025 yang baru saja dilantik, serta para staf UT yang hadir. Kesempatan berbuka puasa bersama ini menjadi sarana bagi para peserta untuk berinteraksi lebih dekat dan mempererat tali silaturahmi.