UT Surakarta Raih Penghargaan Solo Pos Best Brand and Innovation Awards 2026 sebagai Pioneer in Accessible Education Innovation

UT Surakarta Raih Penghargaan Solo Pos Best Brand and Innovation Awards 2026 sebagai Pioneer in Accessible Education Innovation UT Surakarta Raih Penghargaan Solo Pos Best Brand and Innovation Awards 2026 sebagai Pioneer in Accessible Education InnovationSurakarta, 17 Juli 2026 – Universitas Terbuka (UT) Surakarta kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan “Pioneer in Accessible Education Innovation” pada ajang Solo Pos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026. Penghargaan tersebut diserahkan dalam malam penganugerahan yang berlangsung di Hotel Alana Solo, Jumat (17/7/2026). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen UT Surakarta dalam menghadirkan inovasi pendidikan tinggi yang mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Melalui sistem pembelajaran terbuka dan jarak jauh, UT Surakarta terus memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh pendidikan tinggi yang berkualitas tanpa terbatas oleh ruang dan waktu.Acara Solo Pos Best Brand and Innovation Awards 2026 dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah, Wali Kota Surakarta, para kepala daerah di wilayah Jawa Tengah. Rangkaian acara diawali dengan registrasi dan pembukaan, dilanjutkan sambutan CEO Solopos Media Group, pidato Gubernur Jawa Tengah dan Wali Kota Surakarta, sebelum memasuki sesi penganugerahan kepada para penerima penghargaan dari berbagai kategori.Direktur UT Surakarta Dr. Agus Joko Purwanto, M.Si. menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diterima. “Terima kasih kepada seluruh sivitas akademika, mitra, dan semua pihak yang telah mengantarkan UT Surakarta untuk terus maju. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi yang inklusif, mudah diakses, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya. Komitmen UT Surakarta dalam menghadirkan inovasi dalam layanan pendidikan dan terus memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era transformasi digital.
Audiensi UT Surakarta dengan Pemerintah Kota Surakarta Perkuat Sinergi Pengembangan Pendidikan dan SDM

Audiensi UT Surakarta dengan Pemerintah Kota Surakarta Perkuat Sinergi Pengembangan Pendidikan dan SDM Surakarta, 16 Juli 2026 – Universitas Terbuka (UT) Surakarta melakukan audiensi dengan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Surakarta pada Kamis (16/7/2026). Pertemuan yang berlangsung di lingkungan Pemerintah Kota Surakarta tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Surakarta.Audiensi ini dihadiri oleh jajaran pimpinan UT Surakarta serta perwakilan Pemerintah Kota Surakarta. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak mendiskusikan berbagai peluang kerja sama yang dapat mendukung peningkatan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, pengembangan kompetensi aparatur pemerintah, serta pemberdayaan masyarakat melalui program-program pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.Direktur UT Surakarta menyampaikan bahwa sebagai perguruan tinggi negeri yang menerapkan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh, UT memiliki komitmen untuk memberikan akses pendidikan yang fleksibel dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui berbagai inovasi layanan pembelajaran berbasis digital, UT terus berupaya menjangkau masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu maupun lokasi untuk mengikuti pendidikan tinggi.“Universitas Terbuka hadir untuk memberikan kesempatan belajar kepada siapa saja tanpa batasan usia, pekerjaan, maupun domisili. Kami berharap sinergi dengan Pemerintah Kota Surakarta dapat semakin membuka akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas SDM di Kota Surakarta,” ujarnya.Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Surakarta menyambut baik kunjungan dan inisiatif kerja sama yang ditawarkan UT Surakarta. Menurutnya, penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya melalui peningkatan kapasitas masyarakat dan aparatur pemerintah.Dalam audiensi tersebut juga dibahas berbagai potensi kolaborasi di bidang pendidikan, pelatihan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, UT Surakarta memaparkan berbagai program akademik dan layanan pendidikan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat maupun aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Surakarta untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas profesional.Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif. Kedua pihak sepakat bahwa kolaborasi yang terjalin diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Surakarta, sekaligus mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan era digital.Audiensi ini menjadi langkah awal yang positif dalam membangun kemitraan strategis antara UT Surakarta dan Pemerintah Kota Surakarta. Ke depan, kedua institusi diharapkan dapat merealisasikan berbagai program kerja sama yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Lokasi Ujian Online 2025 Genap
Ujian Online 2025 Genap Ubah Jadwal Ujian Online Tidak berbayar (26 Mei–7 Juni 2026), berbayar 150.000/matakuliah jika pengajuan tgl 9–27 Juni 2026 Harus konfirmasi ketersediaan ruang/kursi ke UT Daerah yang dituju Mahasiswa melakukan permohonan ubah jadwal ujian melalui layanan Zoom UT Surakarta pukul 09.00 s.d 15.00 WIB atau bisa juga datang langsung ke kantor UT Surakarta dan Lokasi posko ujian yang telah dijadwalkan LIP wajib dibayarkan maksimal 2 jam setelah penerbitan billing registrasi perubahan jadwal. Lokasi UO_1 Lokasi UO_2 Lokasi UO_3 Lokasi UO_4 Lokasi UO_5 Lokasi UO_7 Lokasi UO_9 Lokasi UO_10 UO Klaten UO Sragen Posko 1 Posko 2 Posko 3 Posko 4 Posko 5
Literasi Akses Perpustakaan Digital UT: “Unlock Ilmu, Unleash Potensi” Tingkatkan Pemanfaatan E-Library bagi Civitas Akademika

Literasi Akses Perpustakaan Digital UT: “Unlock Ilmu, Unleash Potensi” Tingkatkan Pemanfaatan E-Library bagi Civitas Akademika Universitas Terbuka melalui Universitas Terbuka Surakarta menyelenggarakan kegiatan Literasi Akses Perpustakaan Digital bertajuk “E-Library UT: Unlock Ilmu, Unleash Potensi – Akses Cerdas Sumber Digital Civitas Akademika” pada Senin, 11 Mei 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Tutorial UT Surakarta dan diikuti oleh civitas akademika sebagai upaya meningkatkan pemanfaatan layanan perpustakaan digital secara optimal. Kegiatan literasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta mengenai akses dan penggunaan berbagai sumber informasi digital yang tersedia melalui E-Library UT. Di era transformasi digital saat ini, kemampuan mengakses referensi ilmiah secara cepat dan tepat menjadi kebutuhan penting dalam mendukung kegiatan akademik, penelitian, maupun pengembangan kompetensi mahasiswa dan tenaga pendidik. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mengenai fitur-fitur layanan perpustakaan digital, tata cara akses jurnal elektronik, e-book, repository ilmiah, hingga berbagai sumber belajar daring yang dapat dimanfaatkan secara mandiri. Selain itu, peserta juga diberikan pendampingan praktik langsung agar mampu mengakses layanan E-Library UT dengan lebih mudah dan efektif. Kepala Universitas Terbuka Surakarta menyampaikan bahwa literasi digital menjadi salah satu kompetensi penting bagi civitas akademika di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa maupun tenaga kependidikan dapat memanfaatkan sumber belajar digital secara maksimal untuk mendukung kualitas pembelajaran dan peningkatan budaya literasi akademik. Tema “Unlock Ilmu, Unleash Potensi” mencerminkan semangat Universitas Terbuka dalam membuka akses ilmu pengetahuan seluas-luasnya melalui layanan digital yang inklusif dan mudah dijangkau. Kehadiran E-Library UT diharapkan mampu menjadi pusat sumber belajar modern yang mendukung proses pembelajaran fleksibel dan mandiri sesuai karakteristik pendidikan terbuka dan jarak jauh. Melalui kegiatan ini, Universitas Terbuka Surakarta terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan akademik berbasis digital sekaligus mendorong terciptanya budaya belajar sepanjang hayat bagi seluruh civitas akademika.
Dari UMKM Kampus ke Pasar Global, UT Siapkan Gelombang Baru Entrepreneur Muda

Dari UMKM Kampus ke Pasar Global, UT Siapkan Gelombang Baru Entrepreneur Muda Dari dapur kecil rumahan, lapak digital sederhana, hingga produk lokal yang dirintis sambil kuliah, mimpi besar itu kini mulai menemukan jalannya. Universitas Terbuka tengah menyiapkan langkah baru: membawa mahasiswa tidak hanya lulus dengan gelar, tetapi juga tumbuh sebagai entrepreneur muda yang mampu bersaing di pasar nasional bahkan global. Melalui kolaborasi dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia lewat Program Campuspreneur, UT mulai membangun ekosistem kewirausahaan kampus berbasis ekspor yang menyentuh langsung denyut usaha mahasiswa di berbagai daerah. Program Campuspreneur merupakan inisiatif strategis Kemendag RI untuk mencetak wirausaha muda inovatif, kompetitif, dan siap menembus pasar global melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Program ini dirancang sebagai inkubator sekaligus akselerator bisnis yang membuka ruang lebih luas bagi mahasiswa untuk berkembang, mulai dari penguatan produk, pelatihan, pendampingan, hingga akses jejaring pasar ekspor. Dalam implementasinya, program tersebut bertumpu pada empat klaster utama, yakni UMKM Bisa Ekspor, Desa Bisa Ekspor, Kemitraan UMKM, dan Campuspreneur. Melalui pendekatan ini, mahasiswa dikenalkan pada standar usaha modern dan berkelanjutan, mulai dari sertifikasi halal, GMP, HACCP, hingga strategi pemasaran digital dan business matching dengan ritel modern maupun pasar internasional. Bagi UT, program ini terasa sangat dekat dengan realitas mahasiswanya. Banyak mahasiswa UT yang tidak hanya belajar, tetapi juga bekerja dan membangun usaha secara mandiri. Dalam ringkasan eksekutif program disebutkan bahwa pengembangan UMKM menjadi salah satu fokus penting setelah melihat besarnya potensi mahasiswa yang telah memiliki usaha sendiri. Langkah konkret itu mulai terlihat di UT Surakarta. Pada momen wisuda, produk makanan milik mahasiswa ditampilkan di ruang VIP dan diberi label khusus sebagai produk mahasiswa UT. Kampus juga tengah menyiapkan ruang display produk serta marketplace untuk mendukung promosi usaha mahasiswa secara lebih luas. Tidak berhenti pada promosi, UT Surakarta juga mulai mendata mahasiswa pelaku UMKM yang siap mengikuti pelatihan dan pembinaan intensif. Menariknya, pelatihan tersebut melibatkan alumni UT yang telah sukses menjadi pelaku UMKM, termasuk Ketua Komite Ekonomi Kreatif Solo Raya. Para dosen pun didorong terlibat aktif dalam proses mentoring agar mahasiswa tidak berjalan sendiri saat mengembangkan usahanya. Semangat itu perlahan mulai menunjukkan hasil. Proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang masuk didominasi usaha UMKM dari berbagai sektor. Sebanyak enam proposal dinyatakan lolos pada 2025 dan lima proposal lainnya dipersiapkan untuk 2026. Seluruh peserta yang lolos akan mendapatkan pendampingan lanjutan dari dosen maupun trainer profesional agar bisnis mereka dapat berkembang lebih matang dan berdaya saing. Potensi kekuatan UT sesungguhnya jauh lebih besar. Jika di UT Surakarta saja terdapat 11 kelompok usaha mahasiswa yang sedang dibina, maka dengan jaringan UT yang tersebar di seluruh Indonesia, diperkirakan sedikitnya akan lahir sekitar 200 kelompok usaha mahasiswa binaan. Angka itu bukan sekadar statistik, melainkan potensi lahirnya gelombang baru entrepreneur muda dari berbagai daerah yang tumbuh dari kampus. Mayoritas usaha mahasiswa saat ini bergerak di sektor kuliner dan pengolahan pangan dengan status operasional aktif. Selain itu, terdapat usaha di bidang perdagangan, agribisnis, fashion, hingga bisnis berbasis ide kreatif yang masih dalam tahap pengembangan konsep. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa UT tidak kekurangan keberanian untuk memulai, tetapi membutuhkan ekosistem yang mampu menjaga mimpi mereka tetap hidup dan berkembang. Kolaborasi UT dan Kemendag melalui Program Campuspreneur pun menjadi lebih dari sekadar program pelatihan biasa. Di dalamnya ada upaya membangun ekonomi kerakyatan, memperluas lapangan kerja, memperkuat daya saing produk lokal, hingga mendorong akselerasi ekspor UMKM Indonesia. Langkah ini juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDG 9 terkait Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Di tengah tantangan ekonomi dan ketatnya persaingan kerja, UT tampaknya ingin mengirim pesan sederhana namun kuat: mahasiswa tidak harus menunggu lulus untuk menciptakan perubahan. Karena dari satu usaha kecil yang tumbuh di bangku kuliah, bisa lahir peluang besar yang menggerakkan ekonomi bangsa.
Upacara Bendera Universitas Terbuka Surakarta dalam rangka Hari Pendidikan Nasional

Upacara Bendera Universitas Terbuka Surakarta dalam rangka Hari Pendidikan Nasional Surakarta — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun 2026, Universitas Terbuka (UT) Surakarta menyelenggarakan upacara bendera pada Senin, 4 Mei 2026, yang berlangsung dengan khidmat di lingkungan UT Surakarta. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa sebagai wujud penghormatan terhadap nilai-nilai pendidikan nasional. Upacara dimulai pada pukul 07.30 WIB dan dipimpin oleh pembina upacara yang menyampaikan amanat Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Dalam amanat tersebut, ditekankan pentingnya transformasi pendidikan tinggi yang adaptif, inklusif, dan berbasis inovasi untuk menghadapi tantangan global serta perkembangan teknologi yang semakin pesat. Menteri menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, daya saing tinggi, serta mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. Selain itu, kolaborasi antara institusi pendidikan, dunia industri, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang relevan dan berkelanjutan. Universitas Terbuka Surakarta sebagai institusi pendidikan tinggi berbasis terbuka dan jarak jauh terus berkomitmen untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui pemanfaatan teknologi digital dan inovasi pembelajaran, UT Surakarta mendukung visi pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang merata dan berkeadilan. Peringatan Hari Pendidikan Nasional ini diharapkan menjadi momentum refleksi bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan serta memperkuat semangat gotong royong dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
UT Surakarta Gelar Pameran dan Workshop Fotografi Sambut Dies Natalis ke-39
UT Surakarta Gelar Pameran dan Workshop Fotografi Sambut Dies Natalis ke-39 Universitas Terbuka Surakarta (UT Surakarta) menggelar Pameran dan Workshop Fotografi dalam rangka memperingati Dies Natalis Universitas Terbuka yang ke-39 pada 9/9/2023 di Atrium Solo Grand Mall. Dengan mengusung tema study from anywhere, 50 karya siswa-siswi SMA/SMK/Sederajat dan umum se-Soloraya yang lolos babak penyisihan lomba fotografi UT Surakarta pun dipamerkan. Selanjutnya para pengunjung melakukan voting karya terfavoritnya. Selain itu, di sela-sela acara terdapat kegiatan workshop fotografi dan food vlogger untuk mewadahi generasi muda dalam menambah wawasan dan ilmu agar dapat meningkatkan kemampuan dan kualitas mereka. Fotografer kondang Irsyad Fakhrur Roji dan food vlogger viral Mbak Yayuk Jajan Solo pun menjadi pengisi workshop. Selan itu, guest star Kenes dan Momon dari Bakar Production dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UT Surakarta pun ikut memeriahkan acara. Acara pameran ini dibuka oleh kasubag TU UT Surakarta Andreas Sang Aji Purbokusumo, S. E., M. Si sedangkan acara puncak pengumuman pemenang Lomba Fotografi UT Surakarta dibuka oleh Direktur UT Surakarta, Dra. Yulia Budiwati, M. Si. Acara ditutup dengan sangat meriah. MC, peserta dan panitia bersama – sama mengucapkan selamat ulang tahun kepada Universitas Terbuka dengan menghidupkan flare dan confetti. Semoga dengan adanya acara ini, UT Surakarta semakin dikenal oleh khalayak luas dan anak – anak muda juga dapat tersalurkan minat dan bakatnya khususnya di bidang fotografi dan vlogger. Picture21 Picture23 Picture10 Picture11 Picture15
Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Mayantara sukses menggelar Workshop Jurnalistik Pemula

Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Mayantara sukses menggelar Workshop Jurnalistik Pemula Bertempat di Ruang Tutorial Universitas Terbuka (UT) Surakarta, acara ini dihadiri oleh 25 peserta yang antusias mendalami media jurnalistik. Workshop ini bertujuan memberikan pemahaman tentang dasar-dasar jurnalistik, membangun keterampilan peserta dalam mengolah informasi secara bertanggung jawab, serta mendorong kreativitas dan kepedulian terhadap isu-isu di sekitar. Acara dibuka dengan sambutan dari Direktur UT Surakarta, Dra.Yulia Budiwati, M.Si., yang menekankan pentingnya peran pers kemahasiswaan dalam menyebarkan informasi yang terpercaya. “Mencari berita itu seperti kalian meneliti, jadi beritanya harus terpercaya kemudian diolah,” pesannya. Kegiatan kemudian memasuki inti acara, yaitu pemaparan materi oleh Ari Kristyono, Pimpinan Redaksi Soerakarta.id. Ari Kristyono membawakan tiga sesi materi, mulai dari dasar-dasar jurnalitik, teknik menulis berita dan feature, hingga praktik langsung mencari dan menulis berita di area sekitar UT Surakarta. Dalam sesi praktik, panitia mendampingi peserta untuk mengasah keterampilan lapangan. Karya-karya peserta kemudian dibedah bersama narasumber untuk diberikan evaluasi dan masukan konstruktif. Mega Lestari, salah satu peserta dari Program Studi Manajemen, mengungkapkan, “Materi yang disampaikan cukup jelas, acaranya cukup santai tapi bisa mendapatkan banyak ilmu mengenai berita.” Dalam sesi pemaparan, Ari Kristyono berpesan kepada para peserta, “Jadilah wartawan yang tahu segala tentang sesuatu dan sesuatu tentang segala.” Sebagai bentuk apresiasi, LPM Mayantara memberikan hadiah kepada kelompok penulis artikel terbaik. Karya pemenang akan diunggah di website resmi LPM Mayantara sebagai bentuk penghargaan sekaligus motivasi untuk terus berkarya. Acara ditutup dengan harapan besar dari Ketua Umum LPM Mayantara, Fadillah Indiyuni Astuti. Ia berharap ke depannya LPM Mayantara dapat mengadakan acara yang lebih seru, terbuka untuk mahasiswa dari berbagai universitas, serta mampu mencetak penulis-penulis artikel yang kredibel dan bebas dari hoaks. Workshop ini ditutup dengan sesi foto bersama, menandai berakhirnya rangkaian acara yang penuh semangat dan pembelajaran.
Berikan Motivasi pada Mahasiswa Baru, Kepala Dinas Pendidikan Karanganyar Hadiri PKBJJ UT Surakarta

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karanganyar, Drs. Agam Bintoro, M.Si hadir dalam kegiatan Pelatihan Ketrampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) Universitas Terbuka yang digelar di Lor In Hotel pada Minggu (17/03). Dalam kesempatan ini, kepala dinas memberikan motivasi kepada para mahasiswa baru untuk menjadi mahasiswa yang disiplin selama berkuliah di Universitas Terbuka. “UT itu berbeda dengan universitas kovensional, tidak ada dispensasi bagi Anda yang tidak disiplin,” kata Agam. “Karena system belajar di UT deadlinenya sangat ketat, jadi biasakan Anda untuk disiplin apabila ingin berhasil kuliah di UT, “ paparnya. Lebih lanjut Agam menjelaskan, bahwa UT merupakan Perguruan Tinggi Negeri ke 45 di Indonesia, track recordnya jelas, dan merupakan sebuah kebanggaan menurutnya bisa kuliah di Perguruan Tinggi Negeri. “Kedepan, teknologi akan semakin berkembang, di UT anda akan berkuliah dengan bersentuhan langsung dengan teknologi, sehingga ini akan menjadi bekal bagi anda untuk adaptif,” terangnya. Kegiatan PKBJJ ini merupakan rangkaian Ketrampilan belajar jarak jauh yang wajib di ikuti oleh mahasiswa baru. Pada periode ini, kegiatan PKBJJ akan diikuti oleh 2060 mahasiswa baru secara bertahap. Direktur UT Surakarta, Dra. Yulia Budiwati, M.Si menyampaikan dalam sambutannya bahwa rangkaian Latihan ketrampilan belajar jarak jauh adalah peta bagi mahasiswa untuk bisa memahami “medan” perkuliahan. “LPKBJJ merupakan bekal bagi mahasiswa untuk bisa memahami kuliah di Perguruan Tinggi terbuka dan Jarak Jauh,” jelas direktur. “Pemahaman ini penting agar seluruh mahasiswa bisa mengikuti perkuliahan dengan lancar dan lulus dengan hasil yang maksimal,” pungkasnya.
Benchmark Universitas Brawijaya ke UT Surakarta

Universitas Terbuka (UT) Surakarta menerima kunjungan dari Universitas Brawijaya (UB) Malang dalam rangka studi banding terkait Pengelolaan Pembelajaran Jarak Jauh serta Pembelajran Digital yang dilaksanakan di ruang tutorial lantai 2 UT Surakarta. Rombongan dari UB berjumlah 9 orang yang diketuai oleh Ir. Ishardita Pambudi Tama, S. T., M. T., Ph. D., IPU., ASEAN Eng diterima dengan baik oleh Direktur UT Surakarta Dra.Yulia Budiwati, M.Si. UB sedang melakukan pengamatan terhadap universitas lain diluar kota Malang. Terpilihnya UT Surakarta sebagai tempat untuk benchmarking UB yaitu karena UT Surakarta dipandang bagus dalam pengelolaan mahasiswa dengan jumlah yang cukup banyak lebih dari 13ribu mahasiswa se Karisidenan Surakarta sehingga UT Surakarta bisa menghadapi challenge tersendiri dalam pengelolaan mahasiswa dengan sistem perkuliahan secara daring. UB sendiri juga sedang melakukan penjajakan untuk membuka kelas perkuliahan jarak jauh sehingga banyak hal yang bisa dipelajari setelah benchmark dengan UT. Acara dibuka dengan sambutan dan materi oleh Direktur UT Surakarta kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi dari narasumber UT Pusat. Harapan untuk kedepannya setiap universitas dapat tumbuh pengertian bahwa masing-masing mempunyai kekurangan dan kelebihan, Kekurangan tersebut dapat dikurangi atau dengan melakukan kolaborasi. Antar perguruan tinggi diharapkan tidak bersaing antar satu dengan yang lain. Seharusnya menumbuhkan kebersamaan untuk bersama menumbuhkan amanah mencerdaskan kehidupan bangsa. Acara kali ini diakhiri dengan pertukaran cinderamata dari pihak UB dengan UT Surakarta.